Starting XI Terbaik di Piala Afrika 2019, Dipenuhi Pemain Bintang Berharga Mahal

Piala Afrika 2019 resmi digelar di Mesir mulai 21 Juni hingga 19 Juli mendatang. Laga perdana Grup A yang mempertemukan antara tuan rumah Mesir melawan Zimbabwe pada Jum’at (21/06) yang lalu menjadi pertanda dimulainya kejuaraan terbesar di benua Afrika tersebut. Pada laga perdana itu sendiri Timnas Mesir yang diperkuat oleh salah satu pemain termahal di dunia, Mohamed Salah, berhasil menang dengan skor 1-0 melalui gol tunggal yang dicetak oleh Mahmoud Hassan pada menit ke-41.

Sementara itu, Piala Afrika 2019 sendiri diikuti oleh 24 negara peserta yang terbagi ke dalam 6 grup dengan masing-masing grup berisi 4 tim. Jumlah negara peserta di Piala Afrika 2019 pun lebih banyak dari edisi sebelumnya, di mana pada edisi Piala Afrika sebelumnya hanya diikuti oleh 16 negara peserta yang terbagi dalam 4 grup.

Meskipun tak setenar seperti Piala Dunia atau bahkan Copa America yang kebetulan tengah berlangsung, namun Piala Afrika 2019 tetap menarik untuk disimak. Karena banyak pemain bintang papan atas di klub-klub Eropa yang ikut meramaikan kejuaraan yang satu ini. Bahkan di Piala Afrika 2019 juga ada beberapa pemain yang menyandang status sebagai pemain termahal di dunia, seperti halnya Salah, yang kini diprediksi bernilai sekitar 150 juta euro atau setara 2,3 triliun rupiah. Tingginya nilai Salah tak lepas dari penampilan apiknya bersama Liverpool di musim 2018/19.

Selain Salah, masih ada beberapa nama pemain lainnya yang memiliki banderol selangit karena performa apiknya di musim 2018/19. Jika semua pemain top yang bermain di Piala Afrika 2019 disatukan, tentu saja akan tercipta sebuah tim yang sangat mengerikan bahkan bisa dibilang menjadi yang terkuat di dunia.

Berikut adalah Kombinasi Starting XI Terbaik di Piala Afrika 2019

Kiper: Andre Onana (Kamerun)

Belakang: Achraf Hakimi (Morocco), Mehdi Benatia (Morocco), Kalidou Koulibaly (Senegal), Serge Aurier (Pantai Gading)

Tengah: Naby Keita (Guinea), Hakim Ziyech (Morocco), Thomas Partey (Pantai Gading)

Depan: Sadio Mane (Senegal), Mohamed Salah (Mesri), Nicolas Pepe (Pantai Gading)

Untuk kamu yang ingin menjadi agen bola, langsung saja kunjungi 988Betting.com dan nikmati langsung keuntungannya.

Starting XI Terbaik Timnas Indonesia Era 90’an, Didominasi Pelatih Liga 1

Sampai saat ini Timnas Indonesia level senior tak kunjung berprestasi, meskipun sudah menaturalisasi banyak pemain asing. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa kualitas tim Garuda yang sekarang tak jauh lebih baik dari Timnas Indonesia di era 90-an yang di mana kala itu sama sekali tidak ada nama pemain naturalisasi.

Pada rentan tahun 1990 hingga 2000, Timnas Indonesia bisa dibilang menjadi tim yang cukup disegani di Asia Tenggara dan bahkan Asia. Untuk sekedar bernostalgia, berikut adalah formasi terbaik Timnas Indonesia era 90-an, di mana mayoritas pemainnya kini menjabat sebagai pelatih klub di Liga 1.

Formasi 4-4-2

Kiper

Kurnia Sandy

Untuk posisi kiper, nama Kurnia Sandy tentunya tidak bisa kita lupakan. Kurnia Sandy sendiri menjadi kiper andalan Timnas Indonesia di Piala Asia 1996 dan Piala AFF 1998 yang lalu. Penampilannya yang paling dikenang adalah pada pertandingan melawan Kuwait di Piala Asia 1996, di mana pada pertandingan itu Sandy berhasil melakukan banyak penyelamatan penting sebelum akhirnya ditarik keluar karena menderita cedera patah hidung.

Bek

Anang Ma’ruf (kanan), Bejo Sugiantoro (tengah), Robby Darwis (tengah), Aji Santoso (kiri)

Anang Ma’ruf

Di masa jayanya, Anang Ma’ruf adalah bek kanan yang tak tergantikan di skuat Timnas Indonesia, baik pada kejuaraan SEA Games, Piala AFF, atau bahkan di Piala Asia. Pada tahun 90’an, Anang juga berhasil mempersembahkan beberapa gelar juara untuk Persebaya Surabaya.

Bejo Sugiantoro

Selanjutnya ada nama Bejo Sugiantoro, legenda hidup Persebaya yang kini menjabat sebagai asisten pelatih tim Bajul Ijo di Liga 1 2019. Selama membela Timnas Indonesia, Bejo sudah mencatat 45 penampilan dan mempersembahkan 2 gol.

Robby Darwis

Robby Darwis, yang tidak lain adalah legenda Persib Bandung dianggap sebagai bek tengah yang paling cocok untuk mendampingi Bejo. Pada awal tahun 90-an, Robby berhasil tampil apik dan mengantarkan Persib juara Perserikatan dan Liga Indonesia edisi pertama.

Aji Santoso

Ada juga nama pelatih Persela Lamongan di Liga 1 2019, Aji Santoso, yang terpilih untuk mengisi pos bek kiri. Aji pernah mengantarkan Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1991, dan menjadi bagian dari tim Garuda di Piala Asia 1996 dan SEA Games 1998.

Gelandang

Uston Nawawi (kanan), Fakhri Husaini (tengah), Bima Sakti (tengah), Ansyari Lubis (kiri)

Uston Nawawi

Persebaya kembali menyumbangkan nama legendanya dalam daftar kali ini, yakni Uston Nawawi yang dianggap paling pas untuk mengisi sayap kanan. Meskipun bukan berposisi sebagai striker, namun Uston memiliki insting yang cukup tajam dalam mencetak gol, dan hal itu ia buktikan dengan koleksi 13 gol dari 47 penampilannya bersama Timnas Indonesia.

Fakhri Husaini

Selanjutnya ada nama mantan pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini. Bermain sebagai gelandang, Fakhri memainkan peran yang penting untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 1996 silam.

Bima Sakti

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Bima Sakti juga dianggap sebagai pemain yang pas untuk mengisi lini tengah. Sama seperti Sandy, Bima Sakti juga menjadi bagian dari program Primavera PSSI yang dikirim untuk berlatih di Italia. Setelah kembali, Bima menjadi gelandang yang tak tergantikan di lini tengah Timnas Indonesia. Ia dikenal sebagai pemain yang memiliki tendangan geledek.

Ansyari Lubis

Bersama Timnas Indonesia, legenda Medan Jaya ini mampu mencatat 30 caps dan mencetak 8 gol. Dia pernah menjadi bagian drai Timnas Indonesia di Piala Kemerdekaan, SEA Games, dan Piala AFF.

Depan

Widodo C. Putro, Rochy Putiray

Widodo C. Putro

Mantan pelatih Bali United tersebut memang tidak akan bisa dilepaskan sebagai salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Aksinya yang paling dikenang adalah saat dirinya mampu mencetak gol salto ke gawang Kuwait di Piala Asia 1996, sekaligus dinobatkan sebagai gol terbaik turnamen.

Rochy Putiray

Rochy adalah striker yang dianugrahi dengan kecepatan dan insting yang tajam dalam mencetak gol. Selama kariernya, dia sudah mencatat 41 caps bersama Timnas Indonesia dengan menyumbang 17 gol.

Untuk kamu yang suka bermain judi bola, langsung saja ku jungi 988Betting.com dan menjadi agen bola di sana. Dijamin kamu akan mendapat keuntungan yang berlipat.

Jika Gagal Daratkan Paul Pogba, Ini 3 Pemain Alternatif Incaran Real Madrid

Sampai saat ini Real Madrid masih berhasrat untuk mendatangkan gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba. Hanya saja keinginan Real Madrid harus mendapat hambatan besar dengan sikap Manchester United yang enngan untuk melepas pemain asal Perancis tersebut. Klub berjuluk The Red Devils itu sama sekali tidak ingin melepas Pogba, baik secara permanen atau bahkan hanya sebatas pemain pinjaman.

Tentu saja hal ini membuat Real Madrid frustasi karena tak kunjung bisa mendatangkan Pogba ke Santiago Bernabeu. Namun Real Madrid tak ingin terus terlarut dalam kekecewaan, sehingga mereka pun sudah menyiapkan 3 pemain alternatif jika memang gagal mendatangkan Pogba pada bursa transfer musim panas 2019. Berikut adalah profil ketiga pemain alternatif incaran Real Madrid.

Christian Eriksen

Nama pertama adalah gelandang andalan Tottenham Hotspur, Christian Eriksen. Karena pemain internasional Denmark itu juga secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mencari tantangan baru dengan meninggalkan Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas 2019. Penampilan Eriksen bersama Tottenham Hotspur juga bisa dibilang sangat mengesankan, di mana pemain berusia 27 tahun itu berhasil mencetak 8 gol dan menyumbang 12 assists dari 35 penampilannya di Liga Premier Inggris. Hanya saja untuk mendatangkan Eriksen, Real Madrid harus mengeluarkan uang transfer minimal sebesar 100 juta euro atau setara 1,6 triliun rupiah.

Tanguy Ndombele

Kemudian ada juga nama Tanguy Ndombele, pemain andalan Olimpique Lyonnais. Real Madrid bisa menjadikannya sebagai pemain alternatif jika gagal mendatangkan Pogba, terlebih Ndombele merupakan pemain yang multifungsi dan juga memiliki insting yang cukup tajam dalam mencetak gol. Harga Ndombele juga lebih murah, di maan pemain berusia 22 tahun itu hanya bernilai 65 juta euro atau setara dengan 1 triliun rupiah.

Donny van de Beek

Yang terakhir adalah gelandang andalan Ajax Amsterdam, Donny van de Beek. Musim lalu pemain 22 tahun itu juga berhasil tampil apik di lini tengah Ajax Amsterdam dengan mencetak 17 gol dan menyumbang 13 assists di semua kompetisi. Harganya juga jauh lebih murah, karena untuk mendatangkannya Real Madrid hanya perlu mengeluarkan 40 juta euro atau setara 636 miliar rupiah.

Mau mendapat keuntungan yang lebih besar dalam bermain judi online? Langsung saja kunjungi 988Betting.com dan buktikan sendiri keuntungannya.

Ketimbang Antoine Griezmann, Barcelona Lebih Baik Pulangkan Neymar

Sampai saat ini masa depan striker andalan Perancis, Antoine Griezmann masih belum menemui titik terang, setelah sebelumnya di mengatakan bahwa 2018/19 adalah musim terakhirnya bersama Atletico Madrid. Sejak pernyataannya tersebut, banyak rumor yang terus mengaitkannya dengan beberapa tim ternama dunia, salah satunya adalah Barcelona yang memang tengah mencari tambahan pemain di sektor depan.

Barcelona Sudah Sejak Lama Inginkan Antoine Griezmann

Sebenarnya rumor ketertarikannya Barcelona pada Griezmann sudah sejak lama berhembus. Oleh sebab itu, sejak Griezmann memastikan bakal segera hengkang meninggalkan Wanda Metropolitano, Barcelona disebut sebagai tim yang paling berpeluang untuk mendatangkan sang pemain. Terlebih Barcelona juga termasuk salah satu tim terkaya di dunia, sehingga mereka dipastikan tidak akan terkendala masalah biaya dalam usahanya untuk mendatangkan Griezmann.

Keinginan Barcelona Bertentangan dengan Presiden Klub

Hanya saja kemudian muncul kabar baru yang mengungkapkan bahwa presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu tidak setuju jika timnya mendatangkan Griezmann. Ia bahkan mengaku bahwa pihaknya sama sekali belum melakukan pembicaraan dengan Griezmann atau pun agen dari pemain berusia 28 tahun tersebut.

“Seperti yang selalu saya katakan, kami tidak pernah berbicara kepadanya. Kami masih melihat perkembangan pasar di bursa transfer yang zaman sekarang begitu cepat,” kata Bartomeu.

Kaetimbang Griezmann, Barcelona Lebih Baik Pulangkan Neymar

Sementara itu, melemahnya rumor ketertarikan Barcelona kepada Griezmann membuat tim penghuni Camp Nou itu kembali dikaitkan dengan Neymar. Karena pemain asal Brasil tersebut juga secara kebetulan tengah berada di ambang keluar dari PSG, setelah hubungannya dengan presiden klub, Nasser Al-Khelaifi tengah memburuk.

Peluang Barcelona untuk mendatangkan Neymar juga cukup terbuka, karena mantan pemain Santos itu juga mengakui bahwa sampai saat ini dirinya masih memiliki hubungan baik dengan dua pemain andalan Barcelona yang tak lain adalah mantan rekan setimnya, Lionel Messi dan Luis Suarez. Sehingga diyakini bahwa kembalinya Neymar ke Camp Nou akan membuat lini depan Barcelona tampil semakin mengerikan, seperti yang pernah mereka tunjukkan selama tiga musim bermain bersama.

Sedangkan Griezmann yang memang memiliki naluri pembunuh di depan gawang lawan tak jarang gagal menunjukkan penampilan terbaiknya. Oleh sebab itu, Barcelona bisa dibilang lebih baik untuk mendatangkan Neymar ketimbang Griezmann, karena kemampuannya sudah terbukti ketika bermain bersama Messi dan Suarez. Sementara bukan tidak mungkin Griezmann tidak akan langsung menyetel dengan permainan Barcelona, sehingga membuatnya akan membutuhkan waktu adaptasi terlebih dahulu.

Untuk kamu yang ingin bermain Sbobet, langsung saja bergabung di 988Betting.com dan dijamin akan langsung mendapat keuntungan yang besar.

Prediksi Kolombia vs Qatar, Satu Langkah Lagi Lolos ke Fase Knock Out

Laga lanjutan babak penyisihan Grup B Copa America 2019 akan kembali menyuguhkan pertandingan seru dan menarik, di mana kali ini Timnas Kolombia akan berjumpa dengan Timnas Qatar di Estadio Cicero Pompeu de Toledo, Brasil, Kamis (20/06) pagi mulai pukul 04:30 WIB. Kolombia berpeluang untuk memastiakn satu tiket lolos ke babak gugur jika mereka mampu mengalahkan Qatar.

Kolombia

Kolombia yang tidak diunggulkan pada Copa America 2019 kali ini berhasil tampil mengejutkan di laga perdana. Karena mereka mampu mengalahkan Argentina yang dianggap sebagai favorit juara dengan skor 0-2. Kemenangan itu membuat Kolombia untuk sementara berada di puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi 3 poin.

Melihat dari kualitas lawannya, bisa dibilang Kolombia memiliki peluang yang lebih besar untuk memenangkan pertandingan kali ini. Karena Kolombia juga datang ke Copa America 2019 dengan kekuatan terbaiknya, termasuk James Rodriguez, Duvan Zapata, hingga Radamel Falcao. Meskipun demikian, para pemain Kolombia tidak bisa serta merta meremehkan Qatar. Karena bukan tidak mungkin juara Piala Asia 2019 itu akan memberikan kejuatan.

Pada pertandingan kali ini pemain yang layak menjadi sorotan adalah Falcao. Karena di laga perdana melawan Argentina, Falcao gagal menunjukkan penampilan terbaiknya dan menyumbang gol. Oleh sebab itu, laga melawan Qatar bisa menjadi peluang bagi Falcao untuk menunjukkan ketajamannya sebagai seorang striker papan atas.

Qatar

Sementara kini Qatar masih berada di posisi ketiga Grup B, setelah di laga perdana hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Paraguay. Hasil itu itu juga bisa dibilang cukup apik untuk modal bagi Qatar jelang laga melawan Kolombia.

Meskipun tak diunggulkan, namun Qatar bisa memanfaatkan sikap kerja keras para pemainnya yang sudah terbukti di laga melawan Paraguay. Karena pada laga itu Qatar tertinggal dengan skor 2-0 terlebih dahulu, sebelum kemudian mereka mampu menyamakan skor menjadi 2-2. Dengan kualitas yang dimiliki tim lawan, para pemain Qatar dituntut untuk bermain lebih disiplin dalam menjaga pertahanan. Para pemain gelandang juga dituntut untuk lebih kreatif dalam menciptakan peluang atau memberikan umpan-umpan matang ke lini depan.

Sementara di kubu Qatar, pemain yang berpeluang untuk menjadi sorotan adalah Almoez Ali, sang top skor Piala Asia 2019. Meskipun masih beruisa 22 tahun, namun Almoez sudah memiliki insting yang tinggi dalam mencetak gol, dan hal itu sudah dia buktikan di laga perdana dengan mencetak 1 gol ke gawang Paraguay.

Head to Head Kolombia vs Qatar

Lima Pertandingan Terakhir Kolombia

16/06/19 Argentina 0-2 Kolombia

10/06/19 Peru 0-3 Kolombia

04/06/19 Kolombia 3-0 Panama

26/03/19 Korea Selatan 2-1 Kolombia

22/03/19 Jepang 0-1 Kolombia

Lima Pertandingan Terakhir Qatar

17/06/19 Paraguay 2-2 Qatar

06/06/19 Brasil 2-0 Qatar

01/02/19 Jepang 1-3 Qatar

29/01/19 Qatar 4-0 UEA

25/01/19 Korea Selatan 0-1 Qatar

Prediksi Line Up Kolombia vs Qatar

Kolombia (4-3-3): David Ospina; Santiago Arias, Yerry Mina, Davinson Sanchez, William Tesillo; Wilmar Barrios, Mateus Uribe, Juan Cuadrado; James Rodriguez, Roger Martinez, Duvan Zapata.

Qatar (4-4-1-1): Saad Al Sheeb; Pedro Miguel, Tarek Salman, Bassam Al Rawi, Abdelkarim Hassan; Assim Madibo, Boualem Khoukhi, Hassan Al Haydos, Ali Hassan Afif; Abdelaziz Hatim; Almoez Ali.

Prediksi Skor Kolombia vs Qatar: 2 – 0

Untuk kamu yang sudah punya prediksi, langsung saja bergabung ke 988BET dengan mengunjungi 988Betting.com dan dapatkan kesempatan menang yang lebih besar.

Selangkah Lagi Manchester United Perpanjang Kontrak Juan Mata

Kontrak Juan Mata bersama Manchester United akan segera berakhir pada 30 Juni 2019 mendatang, atau hanya menyisakan dua minggu kontrak bersama The Red Devils. Pada musim 2018/19 yang lalu Mata berhasil mencatat 32 penampilan di semua kompetisi dengan mencetak 6 gol dan menyumbang 4 assists. Penurunan performa Mata disinyalir menjadi penyebab utama Manchester United sampai saat ini belum menentukan masa depan mantan pemain Chelsea tersebut.

Manchester United Segera Perpanjang Kontrak Juan Mata

Akan tetapi baru-baru ini muncul sebuah laporan yang menyebutkan bahwa Manchester United tinggal selangkah lagi akan memperpanjang kontrak Mata. Bahkan perwakilan Mata diklaim sudah bertemu dengan petinggi Manchester United, dan dirinya pun mengungkapkan bahwa 90 persen kemungkinan sang klien akan menambah masa baktinya bersama The Red Devils. Ketersediaan Manchester United untuk memperpanjang kontrak Mata juga tak lepas dari hengkangnya Ander Herrera, yang memang kontraknya telah habis di Old Trafford.

Sebelumnya Manchester United memang disebut sudah sejak lama membahas kemungkinan untuk memperpanjang kontrak Mata. Akan tetapi sebelumnya kedua belah pihak tak kunjung menemui kata sepakat, karena ada beberapa permintaan yang tak disanggupi oleh Manchester United dan performa Mata juga sedang mengalami penurunan.

Mata Layangkan Beberapa Permintaan ke Manchester United

Dari laporan yang beredar, alotnya pembahasan perpanjangan kontrak di antara kedua belah pihak sebelumnya tak lepas dari tuntutan Mata yang meminta kenaikan upah kepada Manchester United. Karena untuk musim 2018/19 yang lalu dirinya hanya mendapat upah sebesar 140 ribu pounds atau sekitar 2,5 miliar rupiah per pekan, dan angka itu dianggap cukup kecil oleh Mata.

Selain itu, Mata juga meminta jaminan kesempatan bermain yang lebih banyak kepada Manchester United. Kabarnya permintaan yang kedua ini lah yang belum sepenuhnya disetujui oleh Manchester United. Karena memang pada bursa transfer musim panas 2019 kali ini Manchester United tertarik untuk mendatangkan pemain Sporting Lisbon, Bruno Fernandes, yang kebetulan posisinya tak jauh berbeda dengan Mata. Untuk kamu hobi bermain poker atau permainan di Sbobet lainnya, langsung saja bergabung di 988BET dan kunjungi 988Betting.com. Di sana kamu akan mendapat banyak bonus dan keuntungan.

Prediksi Brasil vs Venezuela, Tim Tuan Rumah Ingin Sempurna

Matchday kedua Grup A Copa America 2019 akan menyuguhkan pertandingan seru nan menarik, di mana kali ini Brasil akan melawan Venezuela di Stadion Fonte Nova Arena, Rabu (19/06) pagi mulai pukul 07:30 WIB.

Brasil

Sebagai tuan rumah dan kualitas yang dimiliki, bukan hal yang aneh jika Brasil menjadi tim unggulan pada pertandingan kali ini. Hal itu bahkan sudah dibuktikan oleh tim Samba di laga perdana, di mana Brasil berhasil mengalahkan Bolivia dengan skor telak 3-0.

Pada pertandingan itu Philippe Coutinho menjadi bintang lapangan dengan mencetak 2 gol. Tanpa kehadiran Neymar, Coutinho diprediksi bakal menjadi andalan pada pertandingan melawan Venezuela.

Pada laga nanti pelatih Brasil, Tite kemungkinan akan kembali mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Roberto Firmino di lini depan, dengan didukung oleh Coutinho tepat di belakangnya. Sementara sebagai pengatur serangan Tite kemungkinan akan mengandalkan Casemiro dan Fernandinho.

Melihat dari statistik, Brasil pun memiliki peluang menang yang lebih besar, mengingat dari lima pertemuan terakhir tim Samba mampu meraih 3 kali kemenangan dan 2 hasil imbang.

Venezuela

Kemudian di sisi lain kini Venezuela masih berada di posisi ke-3 klasemen sementara Grup A dengan koleksi 1 poin, setelah di laga pertama ditahan imbang oleh Peru dengan skor 0-0. Untuk membuka peluang lolos ke babak selanjutnya, Venezuela setidaknya harus memenangkan pertandingan kali ini atau paling tidak menahan imbang Brasil.

Dengan kualitas yang dimiliki oleh Brasil, tentu saja para pemain Venezuela harus bermain disiplin dan tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apa pun. Karena para pemain Brasil terkenal piawai dalam mencetak gol memanfaatkan kesalahan pemain lawan.

Untuk setidaknya bisa menahan Brasil, Venezuela diprediksi akan memainkan formasi 4-5-1 dengan mengandalkan Rondon di lini depan. Menumpuk pemain di lini tengah bisa menjadi cara yang ampuh untuk meminimalisir pergerakan para playmaker Brasil.

Namun sayangnya pada laga nanti Venezuela tidak bisa memainkan Mago, yang terkena kartu merah di laga terakhir. Untuk menggantikan posisinya pelatih Venezuela, R. Dudamel bisa memainkan Yordan Osorio.

Head to Head Brasil vs Venezuela

12/10/16 Venezuela 0 – 2 Brasil

14/10/15 Brasil 3 – 1 Venezuela

22/06/15 Brasil 2 – 1 Venezuela

04/07/11 Brasil 0 – 0 Venezuela

15/10/09 Brasil 0 – 0 Venezuela

Lima Pertandingan Terakhir Brasil

24/03/19 Brasil 1 – 1 Panama

27/03/19 Ceko 1 – 3 Brasil

06/06/19 Brasil 2 – 0 Qatar

10/06/19 Brasil 7 – 0 Honduras

15/06/19 Brasil 3 – 0 Bolivia

Lima Pertandingan Terakhir Venezuela

23/03/19 Argentina 1 – 3 Venezuela

26/03/19 Catalonia 2 – 1 Venezuela

06/06/19 Meksiko 3 – 1 Venezuela

10/06/19 Amerika Serikat 0 – 3 Venezuela

16/06/19 Venezuela 0 – 0 Peru

Brasil (4-2-3-1): Alisson Becker; D. Alves, Marquinhos, T. Silva, F. Luis; Fernandinho, Casemiro; Richarlison, P. Coutinho, D. Neres; R. Firmino.

Venezuela (4-5-1): W. Farinez; R. Rosales, J. Chancellor, M. Villanueva, Y. Osorio; J. Savarino, Y. Herrera, J. Moreno, T. Rincon, J. Murillo; J. Rondon.

Prediksi Skor Brasil vs Venezuela: 2 – 1

Untuk kamu yang hobi bermain poker atau judi online lainnya, langsung saja bergabung di 988BET dan kunjungi 988Bet.biz.

Menang Telak 6-0, Ini Deretan Fakta Menarik Hasil Laga Indonesia vs Vanuatu

Timnas Indonesia berhasil bangkit pada laga uji coba melawan Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/06) malam WIB. Setelah sebelumnya dikalahkan Jordania dengan skor 4-1, kini giliran Indonesia yang mengamuk dan membantai Timnas Vanuatu dengan skor telak 6-0. Pada pertandingan itu dua gol Indonesia dicetak di babak yang pertama dan empat gol lainnya dicetak pada babak yang kedua.

Pada pertandingan itu duo Madura United, Beto Goncalves berhasil tampil menggila. Karena pada pertandingan itu Beto berhasil mencetak 4 gol alias quatrick, sementara Andik berhasil mencatatkan 4 assists. Selain itu masih ada 3 fakta menarik lainnya dibalik kemenangan telak tim Garuda atas Vanuatu dalam laga uji coba internasional kali ini.

Enam Gol Pertama

Ini adalah kemenangan pertama Indonesia dengan skor 6-0 pada pertandingan level internasional, setelah terakhir kali mereka melakukannya pada Piala AFF 2010 yang lalu. Kala itu tim Garuda berhasil menggunduli Timnas Laos dengan skor 6-0 pada pertandingan babak penyisihan grup.

Beto Goncalves Menggila

Semakin tua semakin menjadi, mungkin itulah kata yang pas untuk menggambarkan sosok striker naturalisasi asal Brasil, Beto Goncalves. Karena meskipun sudah berusia 38 tahun, namun Beto sama sekali tidak menunjukkan penurunan kualitas di depan mulut gawang tim lawan. Ketajaman Beto pun dibuktikan dengan torehan empat golnya pada pertandingan kali ini, mentamai catatan striker legendaris Indonesia, Budi Sudarsono yang juga pernah mencetak quatrick dalam sebuah pertandingan internasional. Sebelum mencetak empat gol ke gawang Vanuatu, Beto juga berhasil mencetak 1 gol ke gawang Timnas Jordania dalam laga uji coba sebelumnya, meskipun hanya melalui titik putih.

Debut Sukses Simon McMenemy

Ini adalah kemenangan kandang perdana yang mampu dipersembahkan oleh Simon McMenemy untuk Timnas Indonesia. Sebelumnya Simon sudah mendampingi Indonesia di dua pertandingan internasional, yakni melawan Myanmar dan Jordania. Namun kedua pertandingan tersebut berlangsung di kandang tim lawan, di mana laga melawan Myanmar sendiri berhasil dimenangkan oleh Indonesia dengan skor 0-2.

Untuk kamu yang hobi bermain poker dan ingin mendapat keuntungan yang berlimpah, langsung saja daftar Sbobet terpercaya hanya di 988Bet.net.

5 Kandidat Pemain Terbaik Copa America 2019, Ada Pahlawan Liverpool

Copa America 2019 akan digelar beberapa saat lagi di Brasil mulai 15 Juni hingga 8 Juli 2019 mendatang. Pada edisi kali ini Copa America akan kembali diikuti oleh 12 tim peserta, di mana dua di antaranya adalah tim undangan, yakni Jepang dan Qatar. Sebagai kejuaraan sepak bola paling bergengsi di Amerika Latin, tentu saja semua tim peserta akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk bisa melangkah lebih jauh di Copa America 2019. Demi menunjang ambisi tersebut, semua tim peserta dipastikan akan memanggil para pemain terbaiknya dalam kejuaraan kali ini.

Sementara itu, meskipun Copa America masih belum secara resmi berlangsung, tidak ada salahnya kita coba menerka beberapa pemain yang berpeluang menjadi kandidat pemain terbaik dalam kejuaraan. Berikut adalah 5 kandidat pemain terbaik Copa America 2019, di mana salah satunya adalah pahlawan Liverpool.

Lionel Messi

Sudah bukan hal mengherankan apabila Lionel Messi akan masuk dalam daftar kandidat pemain terbaik Copa America 2019. Dengan pengalaman dan skil yang dia miliki, Messi diprediksia akan menjadi sosok yang paling berpengaruh di dalam skuat Timnas Argentina. Pada Copa America 2016 yang lalu Messi juga telah membuktikan kapasitasnya, di mana dirinya mampu mencetak 5 gol dari 5 penampilannya bersama tim Tango.

Roberto Firmino

Cedera Neymar membuat Roberto Firmino berkesempatan untuk unjuk penampilan di Copa America 2019 bersama Timnas Brasil. Penampilan apiknya bersama Liverpool di sepanjang musim 2018/19 juga bisa menjadi acuan untuk memasukkan nama Firmino dalam kandidat pemain terbaik.

Luis Suarez

Luis Suarez berhasil menunjukkan ketajamannya di lini depan bersama Barcelona di sepanjang musim 2018/19 dengan catatan 25 gol dan 13 assists dari 49 penampilan yang dia lakoni. Catatan itu pun seakan menjadi bukti ketajaman dari Suarez, yang sudah sejak tahun 2008 yang lalu selalu menjadi andalan di lini depan Timnas Uruguay. Dengan rekam jejaknya tersebut, Suarez pun layak dimasukkan dalam daftar kandidat pemain terbaik Copa America 2019.

Edinson Cavani

Tidak hanya Suarez, Uruguay juga kembali menyumbang 1 pemainnya dalam daftar kandidat pemain terbaik Copa America 2019. Pemain yang dimaksud adalah Edinscon Cavani, yang berhasil menunjukkan penampilan terbaiknya bersama PSG di sepanjang musim 2018/19.

James Rodriguez

Meskipun namanya mulai tenggelam bersama Bayern Munich, namun James Rodriguez masih memiliki kesempatan untuk menjadi pemain terbaik di Copa America 2019. Karena bukan tidak mungkin kejuaraan ini akan dijadikan pelampiasan bagi James untuk menunjukkan penampilan terbaiknya dan membuktikan bahwa dirinya belum habis.

Untuk kamu yang tertarik bermain poker atau judi online lainnya, langsung saja bergabung di 988BET dengan mengunjungi 988Bet.net dan langsung nikmati keuntungannya.

4 Bek Incaran AC Milan, Salah Satunya Bek Liverpool

AC Milan nampaknya benar-benar akan berbenah pada bursa transfer musim panas ini demi menyelamatkan nama klub. Karena setelah musim lalu tampil sangat mengecewakan, AC Milan bertekad untuk bangkit dan menunjukkan penampilan terbaiknya pada musim 2019/20 mendatang. Untuk menunjang ambisi tersebut, AC Milan pun merombak skuatnya, terutama dengan membenahi lini belakang. Karena pada musim lalu barisan pertahanan AC Milan bisa dibilang tampil sangat mengecewakan, di mana mereka banyak kebobolan gol.

Oleh sebab itu, AC Milan berusaha untuk mendatangkan beberapa bek papan atas pada bursa transfer musim panas tahun ini. Berikut adalah 4 bek incaran AC Milan, termasuk Dejan Lovren.

Dejan Lovren

Menurut klaim dari Sport Italia, AC Milan berpeluang untuk mendatangkan Dejan Lovren. Karena bek asal Kroasia itu juga berniat untuk hengkang meninggalkan Liverpool, setelah dirinya mulai jarang mendapat kesempatan bermain karena kalah bersaing dengan Virgil van Dijk dan Joel Matip. Menurut informasi kini Lovren hanya bernilai 20 juta euro atau setara 326 miliar rupiah.

Kostas Manolas

AC Milan juga tengah dikaitkan dengan bek AS Roma, Kostas Manolas. Bahkan ada klaim yang mengatakan bahwa AC Milan sudah mulai menjajaki pembicaraan dengan agen sang pamian, Mino Raiola. Hanya saja negosiasi antara AC Milan dan perwakilan sang pemain berjalan alot, karena AS Roma hanya bersedia melepas Manolas dengan harga 36 juta euro atau setara 587 miliar rupiah dan AC Milan menginginkan harga yang lebih murah.

Gianluca Mancini

Sementara itu calon pelatih baru AC Milan, Marco Giampaolo dikabarkan tertarik untuk mendatangkan bek Atalanta, Gianluca Mancini. Karena Gianluca dianggap menjadi salah satu kunci keberhasilan Atalanta menembus 4 besar di klasemen akhir Serie A musim 2018/19. Untuk bisa mendatangkan Gianluca, AC Milan setidaknya harus menyiapkan uang sebesar 20 juta euro atau 322 miliar rupiah.

Kevin Bonifazi

Yang terakhir adalah Kevin Bonifazi, bek Torino. Meskipun masih berusia sangat muda, namun Kevin dianggap sudah memiliki banyak pengalaman dan kemampuan yang cukup menjanjikan di level atas. Musim lalu dirinya mencatat 27 penampilan saat menjalani masa peminjaman bersama SPAL. Untuk mendatangkan Kevin, AC Milan hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 5,5 juta euro atau setara 90 miliar rupiah.

Sambil update informasimu seputar bursa transfer, tidak ada salahnya kamu coba bermain poker dengan bergabung bersama agen sbobet terpercaya, 988Bet hanya di 988Bet.asia.