Sampai saat ini Timnas Indonesia level senior tak kunjung berprestasi, meskipun sudah menaturalisasi banyak pemain asing. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa kualitas tim Garuda yang sekarang tak jauh lebih baik dari Timnas Indonesia di era 90-an yang di mana kala itu sama sekali tidak ada nama pemain naturalisasi.

Pada rentan tahun 1990 hingga 2000, Timnas Indonesia bisa dibilang menjadi tim yang cukup disegani di Asia Tenggara dan bahkan Asia. Untuk sekedar bernostalgia, berikut adalah formasi terbaik Timnas Indonesia era 90-an, di mana mayoritas pemainnya kini menjabat sebagai pelatih klub di Liga 1.

Formasi 4-4-2

Kiper

Kurnia Sandy

Untuk posisi kiper, nama Kurnia Sandy tentunya tidak bisa kita lupakan. Kurnia Sandy sendiri menjadi kiper andalan Timnas Indonesia di Piala Asia 1996 dan Piala AFF 1998 yang lalu. Penampilannya yang paling dikenang adalah pada pertandingan melawan Kuwait di Piala Asia 1996, di mana pada pertandingan itu Sandy berhasil melakukan banyak penyelamatan penting sebelum akhirnya ditarik keluar karena menderita cedera patah hidung.

Bek

Anang Ma’ruf (kanan), Bejo Sugiantoro (tengah), Robby Darwis (tengah), Aji Santoso (kiri)

Anang Ma’ruf

Di masa jayanya, Anang Ma’ruf adalah bek kanan yang tak tergantikan di skuat Timnas Indonesia, baik pada kejuaraan SEA Games, Piala AFF, atau bahkan di Piala Asia. Pada tahun 90’an, Anang juga berhasil mempersembahkan beberapa gelar juara untuk Persebaya Surabaya.

Bejo Sugiantoro

Selanjutnya ada nama Bejo Sugiantoro, legenda hidup Persebaya yang kini menjabat sebagai asisten pelatih tim Bajul Ijo di Liga 1 2019. Selama membela Timnas Indonesia, Bejo sudah mencatat 45 penampilan dan mempersembahkan 2 gol.

Robby Darwis

Robby Darwis, yang tidak lain adalah legenda Persib Bandung dianggap sebagai bek tengah yang paling cocok untuk mendampingi Bejo. Pada awal tahun 90-an, Robby berhasil tampil apik dan mengantarkan Persib juara Perserikatan dan Liga Indonesia edisi pertama.

Aji Santoso

Ada juga nama pelatih Persela Lamongan di Liga 1 2019, Aji Santoso, yang terpilih untuk mengisi pos bek kiri. Aji pernah mengantarkan Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1991, dan menjadi bagian dari tim Garuda di Piala Asia 1996 dan SEA Games 1998.

Gelandang

Uston Nawawi (kanan), Fakhri Husaini (tengah), Bima Sakti (tengah), Ansyari Lubis (kiri)

Uston Nawawi

Persebaya kembali menyumbangkan nama legendanya dalam daftar kali ini, yakni Uston Nawawi yang dianggap paling pas untuk mengisi sayap kanan. Meskipun bukan berposisi sebagai striker, namun Uston memiliki insting yang cukup tajam dalam mencetak gol, dan hal itu ia buktikan dengan koleksi 13 gol dari 47 penampilannya bersama Timnas Indonesia.

Fakhri Husaini

Selanjutnya ada nama mantan pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini. Bermain sebagai gelandang, Fakhri memainkan peran yang penting untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 1996 silam.

Bima Sakti

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Bima Sakti juga dianggap sebagai pemain yang pas untuk mengisi lini tengah. Sama seperti Sandy, Bima Sakti juga menjadi bagian dari program Primavera PSSI yang dikirim untuk berlatih di Italia. Setelah kembali, Bima menjadi gelandang yang tak tergantikan di lini tengah Timnas Indonesia. Ia dikenal sebagai pemain yang memiliki tendangan geledek.

Ansyari Lubis

Bersama Timnas Indonesia, legenda Medan Jaya ini mampu mencatat 30 caps dan mencetak 8 gol. Dia pernah menjadi bagian drai Timnas Indonesia di Piala Kemerdekaan, SEA Games, dan Piala AFF.

Depan

Widodo C. Putro, Rochy Putiray

Widodo C. Putro

Mantan pelatih Bali United tersebut memang tidak akan bisa dilepaskan sebagai salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Aksinya yang paling dikenang adalah saat dirinya mampu mencetak gol salto ke gawang Kuwait di Piala Asia 1996, sekaligus dinobatkan sebagai gol terbaik turnamen.

Rochy Putiray

Rochy adalah striker yang dianugrahi dengan kecepatan dan insting yang tajam dalam mencetak gol. Selama kariernya, dia sudah mencatat 41 caps bersama Timnas Indonesia dengan menyumbang 17 gol.

Untuk kamu yang suka bermain judi bola, langsung saja ku jungi 988Betting.com dan menjadi agen bola di sana. Dijamin kamu akan mendapat keuntungan yang berlipat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *