Prestasi Barcelona di musim 2018/19 kali ini bisa dibilang menurun drastis. Meskipun sempat berpeluang meraih treble winner, namun tim raksasa Catalan itu hanya mampu mengakhiri kompetisi musim 2018/19 hanya dengan raihan gelar juara La Liga. Sejak dibungkam Celta Vigo pada 5 Mei yang lalu, Barcelona hanya sanggup meraih 1 kali kemenangan dari lima pertandingan terakhir.

Kemudian Barcelona mengalami kekalahan telak dari Liverpool di leg kedua babak semi-final Liga Champions Eropa dengan skor 4-0 (agregat 4-3) dan juga kalah 2-1 dari Valencia di final Copa del Rey. Krisis yang menghampiri Barcelona di penghujung musim 2018/19 ini pun membuat beberapa pihak disalahkan. Berikut adalah 4 pihak yang disalahkan terkait menurunnya performa Barcelona di penghujung musim 2018/19.

Ernesto Valverde

Pelatih Ernesto Valverde dianggap gagal menyiapkan mental bertanding anak asuhnya jelang melawan Liverpool di leg kedua. Padahal pada laga leg pertama Barcelona mampu menghajar Liverpool dengan skor telak 3-0. Kekalahan telak melawan Liverpool di leg kedua membuat mental bertanding para pemain Barcelona menurun, dan Valverde pun dianggap kembali gagal mengangkat mental anak asuhnya di final Copa del Rey.

Selain itu, Valverde juga dianggap membuat blunder dengan memainkan Philippe Coutinho di beberapa laga penting Barcelona. Padahal saat ini pemain asal Brasil tersebut tengah dalam performa yang kurang meyakinkan.

Para Pemain

Dari semua pemain Barcelona, hanya Lionel Messi yang dianggap tidak memiliki celah di musim ini. Sementara pemain yang lainnya tampil fluktuatif dan sering kali tampil di bawah performa. Selain itu, usia pemain Barcelona juga dinilai berpengaruh terhadap performa tim. Karena mayoritas pemain utama Barcelona kini sudah berusia di atas 30 tahun, seperti halnya Gerard Pique, Messi, Arturo Vidal, hingga Luis Suarez.

Direktur Olahraga

Pep Segura selaku direktur olahraga juga menjadi salah satu sasaran kritik. Karena dia dinilai membuat banyak keputusan transfer yang kurang tepat dan menentang tradisi tim. Musim panas tahun lalu Pep mendatangkan Arturo Vidal, Clement Lenglet, Malcom, dan Arthur Melo, di mana dua nama terakhir tak memberikan kontribusi nyata dan jarang dimainkan. Sementara pada musim dingin 2019 Pep mendatangkan Jeison Murillo dan Kevin-Prince Boateng dengan status sebagai pemain pinjaman. Keduanya pun demikian, mereka tak mampu memberikan kontribusi nyata pada Barcelona.

Petinggi Klub

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu juga menjadi sasaran kritik. Karena selama kepemimpinannya, dirinya telah beberapa kali melakukan pergantian staf. Hal ini lah yang kemudian disinyalir memengaruhi kondisi tim. Untuk kamu yang ingin tahu lebih lanjut mengenai berita sepak bola terkini dan casino, langsung saja kunjungi Liveroulettesbobet.org.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *